Tampilkan postingan dengan label Singaraja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Singaraja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Oktober 2017

Alam Sambangan - The Secret Valley Club - Singaraja

Berhubung kita mau balik ke Denpasar dan bosan dengan perjalanan lewat Bali Selatan, kami mencoba untuk menempuh jalur Bali Utara (lewat Singaraja). Berangkat kira - kira pukul 11 siang dari kampung halaman di Melaya, kami meluncur melewati Kota Singaraja.






Karena merasa lapar di jalan, jadi kami memutuskan untuk mencari tempat makan di sikitar jalan yang kami lewati dan akhirnya kami memutuskan untuk ke tempat ini, Alam Sambangan. Tempat ini beralamat di: Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia.


Tempatnya sangat fresh dengan pemandangan yang sangat indah. Dan hal terpenting adalah tiket masuk dan harga - harga makanan disini sangat terjangkau. Sesampainya disana kami disuruh parkir di lahan yang sudah disediakan dengan biaya IDR 5,000 (mobil) dan biasanya diminta di depan.

Kemudian kita ke tempat penjualan ticket dengan membeyar cuma IDR 10,000 untuk adults (dewasa) dan itu harga domestik. Untuk Bule (foreigner) kena biaya tiket masuk IDR 20,000. Anak - anak 'free'.


Kemdian kami masuk dan ternyata tempatnya keren banget. Banyak spot untuk berfoto disini. Ada sekitar 6 buah ayunan, meja dengan air bag, lesehan, normal dining table dan yang paling laris sun bed nya (pakek spring bed) yang berada di tepian kolam. Kami memilih untuk bersanta di sun bed nya, bahkan kami bisa tidur disini.



Menu yang ditawarkan disini juga harganya sangat terjangkau. Misalnya pork ribs cuma IDR 35,000, Crispy Pork atau Pork Satay cuma IDR 20,000, Small beers cuma IDR 20,000. Lumayan murah deh pokoknya dan yang terpenting ga kena service atau plus - plus lagi deh. Tapi pembayarannya biasanya akan lansung ditagihkan setelah semua pesanan kita komplit. Berikut menu nya:



Berhubung kami sampai di TKP sekitar pulul 1.30 siang, jadi masih agak sepi. Semakin sore pengunjung berdatangan tambah banyak. Bule - bule juga banyak berdatangan kesini. Makin sore suasana semakin ramai dan akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Denpasar sekitar jam 3.30.

Senin, 11 September 2017

The Hamsa Resort - Lovina (2016)

Begitu banyaknya pekerjaan di tahun ini, sampai lupa bercerita tentang perjalanan kami di ujung Barat Laut pulau Bali ini. Di akhir tahun 2016, kami dan keluarga memilih berlibur ke Lovina. Tempat yang belum pernah kami singgahi sebelumnya, mungkin cuma melewatinya dalam perjalanan menuju Denpasar.


Sekilas tak banyak yang kita lihat di Lovina ini di siang hari. Sampai akhirnya kami memutuskan untuk menginap semalam di kota ini. Melihat review dan harga terjangkau akhirnya kami memutuskan untuk menginap di The Hamsa Resort - Lovina. Tempatnya tepat berada di belakang Krisna Land - Lovina.


Pemandangan dari ketinggian, Pool yang indah dan bersih, serta kamar nya yang nyaman membuat kami tak menyesal bermalam disini. Krisna Land bisa kita lihat dari atas karena The Hamsa ini letaknya di perbukitan. Masih ada kamar / Villa di atas kami dengan menaiki kurang lebih 60 anak tangga. Sangat cocok untuk menikmani Sunset ataupun Sunrise disini.



Harga yang ditawarkan waktu itu (2016) cukup dengan IDR 350K tapi belum include breakfast (room only). Setiap bangunan cuma berisi 1 kamar saja, jadi antara kamar 1 dengan yg lain itu berjauhan. Sangat cocok untuk pasangan ataupun keluarga. Di dalam kamar cuma ada Bed (queen size) dan bath room saja. Tidak ada bath tub atau pun TV di kamar kami, namun suasananya sangan nyaman dan tenang.


Yang paling menarik dari tempat ini adalah Pool nya. Bagus, bersih dan memiliki pemandangan yg menawan, seperti halnya Infinity Pool. Banyak wisatawan yang datang kesini cuma untuk memakai Pool nya.